tajamati

A topnotch WordPress.com site

Month: February, 2012

Ingin berdamai dengan Dunia

Awal tahun ini banyak hal telah terjadi dan cukup baru, aneh dan tak biasa kuhadapi. Entahlah waktu mungkin mengancam seseorang untuk cepat bertindak dengan apa yang dijalaninya. dan Masih ada keinginan untuk menuangkan kisah-kisah itu di blog ini. menceritakannya entah buat siapa saja yang tersesat di tempat ini.

Alienasi, he sampai saat ini aku tak paham benar dengan sebuah keterasingan. seseorang yang terbuang dari kehidupan, belum mati namun seperti menghilang. Tapi entah apa yang hilang, adakah sebuah kehilangan jika tak tahu apa yang dimilikinya.

Aku berada pada dunia yang tidak tahu siapa yang mengatakannya bahwa engkau telah kehilangan diri, terasing dari sebuah dunia. Dunia? dunia yang tak bisa kusebutkan siapa yang telah merancangnya. Dan telah mengatakan bahwa engkau meninggalkan jati dirimu, lupa asal-usulmu perlahan-lahan.

Aku berada di tempat yang jauh (ada yang menyebutnya ini tempat pengasingan yang paling terkenal) tukang koar-koar sebuah produk kapital, membuat orang-orang terlena dan terjebak.

Mungkin, ini sebuah kekejaman. Dan pada posisi lain telah menjadi pecundang di antara para pencinta kebenaran (siapa yang benar?).

Malam ini, wahai siapa pun yang tersesat, aku hanya ingin berdamai. Ya, sebab sulit untukku menentukan siapa yang paling benar. Namun, aku takut ada penderitaan diantara perjumpaan-perjumpaan kita. Ada penindasan, pengkhianatan atas kata cinta yang kita ucapkan. Mereka yang berada pada masa lalu, aku hanya ingin berdamai dengannya hari ini. Dalam wujud apa pun.

Advertisements

Ingin Menemukannya di Segala Arah

Sudah hampir seminggu pria itu mengubah arah hidupnya, bekerja disebuah tempat yang dulu sempat tak dibayangkannya. Menjadi seorang pedagang keliling sungguh bertolak belakang dengan cita-citanya tuk menjadi ilmuwan. HAH hidup selalu memberikan kejutan untukmu, pikirnya.

Akhirnya pria itu tetap berjalan, mendatangi setiap tempat berharap berjumpa dengannya, sebab kerinduan telah lama bersemayam di jiwanya.