Mari Berlapar-lapar, Menahan-nahan dan Menimbang-nimbang Arti Lapar

by tajamati

Untuk mengajak aku makan engkau sampai mengeluarkan dalil, katamu jangan sampai membuat diri menderita karena itu perbuatan haram. Sejauh manakah penderitaanku, saya sendiri tidak bisa menyelami dalamnya sebuah derita tidak pula engkau. Liatlah badanku makin tambun, apakah aku menderita?!

Bisa saja ini sebuah derita yang sebenar-benarnya kala segalanya bisa di dapatkan dengan mudah. Jikalau begitu berarti derita itu ada dua, satu karena tak dapat menahan diri, memamahbiak segalanya lalu mati seperti ayam tewas di lumbung padi. Kedua, penderitaan karena konsekuensi tak mau lagi menikmati segalanya atau memang tak ada lagi yang bisa dinikmati. Seperti kali ini ketika kau mengajakku makan dan aku menunggu hingga otakku bilang perutku sudah lapar.

Advertisements